Nama Proyek : Percepatan infrastruktur Kawasan Ekonomi Khusus Sorong
Investasi Total : Rp. 2,400 Triliun
Sumber  APBN-APBD :
Sumber Swasta :
Sumber Belum Ditentukan :
Skema Pendanaan :
Lokasi : Sorong, Papua Barat
Penanggung Jawab : Pemerintah Provinsi Sorong
Rencana Mulai Konstruksi : Agustus 2016
Rencana Mulai Operasi : Agustus 2019
Status Terakhir : Rencana Aksi Pembangunan KEK Sorong telah selesai disusun, dengan infrastruktur kawasan yang akan disediakan adalah pematangan lahan dan pembangunan jalan utama serta jalan lingkungan. Infrastruktur wilayah yang saat ini sedang dibangun oleh Kementerian PUPR adalah jalan nasional sepanjang 3 km, melintasi kawasan dan menghubungkan ke Pelabuhan Arar. Infrastruktur wilayah pelabuhan juga akan disesuaikan dengan kebutuhan KEK Sorong ke depan, dengan tahap awal mengembangkan Pelabuhan Sorong dan selanjutnya Pelabuhan Arar. Terkait dengan penyediaan listrik, PT PLN berkomitmen menyediakan listrik dengan mesin gas (PLTMG) sebesar 50 MW pada akhir 2017. Kelembagaan KEK Sorong telah selesai, mulai dari pembentukan Dewan Kawasan, Sekretaris Dewan Kawasan dan Pembentukan Administrator.

Deskripsi Proyek

KEK Sorong memiliki kegiatan utama berupa Industri galangan kapal, Logistik, Industri pengolahan hasil pertanian, kehutanan dan perikanan dan Industri pertambangan