MRT Jakarta (Jalur Selatan – Utara)

 

Nilai Investasi : Rp 17 Triliun (Fase I) dan Rp 22,5 Triliun (Fase II)
Skema Pendanaan : APBN dan APBD Provinsi DKI Jakarta dengan Pinjaman Luar Negeri
Lokasi : DKI Jakarta
Penanggung Jawab Proyek : PT Mass Rapid Transit Jakarta
Rencana Mulai Konstruksi : 2013 (Fase 1), 2018 (Fase 2)
Rencana Mulai Operasi : 2019 (Fase I)
Status Proyek : Tahap Konstruksi

Deskripsi Proyek

Pembangunan Pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di ibukota untuk meningkatkan fasilitas transportasi umum dan mengurangi kemacetan di Jakarta. Tahap pertama dari proyek ini terdiri dari 2 fase: (1) Lebak Bulus – Bundaran HI dan (2) Bundaran HI – Kampung Bandan.

Signifikansi Proyek

MRT Jakarta adalah transportasi umum yang akan membantu menyelesaikan masalah kemacetan, meningkatkan mobilitas penduduk ibukota, mengurangi emisi karbon dan menciptakan lapangan kerja baru di DKI Jakarta.

Status Perkembangan Proyek

TAHAP KONSTRUKSI

  • Kemajuan pekerjaan Proyek MRT Jakarta Tahap I Lebak Bulus –Bundaran HI mencapai 94,69% (per 30 Juni 2018)
  • Rapat ketiga Tim Kerja Kampung Bandan telah dilaksanakan pada tanggal 11 Juli 2018, dalam rapat tersebut telah dibahas terkait dengan resettlement plan masyarakat terdampak

(Per 16 Juli 2018)

KPPIP