Nama Proyek : Kawasan Pariwisata Belitung, Bangka Belitung
Investasi Total : Rp. 21,500 Triliun
Sumber  APBN-APBD : APBD
Sumber Swasta :
Sumber Belum Ditentukan :
Skema Pendanaan : APBD
Lokasi : Sulawesi Utara
Penanggung Jawab : PT Belitung Pantai Intan
Rencana Mulai Konstruksi : Maret 2016
Rencana Mulai Operasi : Maret 2019
Status Terakhir : Lahan KEK Tanjung Kelayang telah clear and clear seluas 524,4 Ha HGB PT Belitung Pantai Intan, Nusa Kukila, Tanjung Kaswarina. Fasilitas kawasan di KEK Tanjung belum signifikan dibandingkan dengan Triwulan III. PT. Belitung Pantai Intan selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola KEK Tanjung Kelayang masih melakukan pematangan jalan masuk ke kawasan tahap 1, menyusun DED untuk pengelolaan air bersih, air limbah, dan listrik. Pembangunan infrastruktur tersebut diperkirakan selesai pada 2018. Saat ini, PT. Belitung Pantai Intan beserta anggota konsorsium lainnya sedang memproses izin prinsip di KEK. Untuk memenuhi kebutuhan energi listrik, PLN akan mengoperasionalkan PLTU Suge Unit 2 (16,5 MW) dan Mobile Powerplant (25 MW), yang ditargetkan beroperasi sepenuhnya pada Oktober 2016. Untuk dukungan konektivitas KEK Tanjung Kelayang, Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk mengoperasikan Bandara HAS Hanandjoeddin sebagai Bandara Internasional dengan direct flight pada akhir tahun ini.

Deskripsi Proyek

KEK Tanjung Kelayang memiliki luas lahan 324,4 Ha dengan kegiatan utama disektor Pariwisata. KEK Tanjung Kelayang terletak di Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. KEK ini merupkan salah satu dari 10 destinasi pariwisata prioritas nasional yang dicanangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.