A. PLTU Mulut Tambang Sumsel 8

Nilai Investasi : Rp 72 Triliun
Skema Pendanaan : KPBU
Lokasi : Sumatera Selatan
Penanggung Jawab Proyek : PT PLN
Rencana Mulai Konstruksi : 2016
Rencana Mulai Operasi : 2018

Deskripsi Proyek

PLTU Mulut Tambang Sumsel 8 adalah pembangkit listrik tenaga batubara dengan skema “Mine-to-Mouth” dimana lokasi pembangkit terletak paralel terhadap lokasi tambang batu bara sehingga biaya logistik dapat dikurangi. PLTU ini direncanakan akan memiliki kapasitas 1.200 MW dan akan tersambung dengan transmisi HVDC.

PLTU Mulut Tambang Sumsel 9 & 10 adalah pembangkit listrik tenaga batubara dengan skema “ Mine-to-Mouth ” dimana lokasi pembangkit terletak paralel terhadap lokasi tambang batu bara sehingga biaya logistik dapat dikurangi. PLTU ini direncanakan akan memiliki kapasitas 1.200 MW dan 600 MW yang akan tersambung dengan transmisi HVDC.

Signifikansi Proyek

Pertumbuhan penduduk dan industri di Pulau Jawa, terutama Jawa bagian Barat, telah meningkatkan kebutuhan tenaga listrik yang tidak dapat dicukupi oleh pembangkit listrik di pulau Jawa saja. Melihat besarnya potensi batubara dan pembangunan pembangkit listrik tenaga batubara di Pulau Sumatera, Pemerintah Indonesia telah menyusun rencana pembangunan pembangkit dan transmisi untuk memberikan suplai berkesinambungan untuk Pulau Sumatera dan Pulau Jawa.

Status Kemajuan Proyek

PLTU Sumsel 8

 

statuskemajuan_pltu_sumsel8

Rencana Aksi

  • Amandemen PPA
  • COD diundur menjadi tahun 2023 terkait dengan penyelesaian Transmisi 500kV New Aur Duri ke Muara Enim

PLTU Sumsel 9-10

statuskemajuan_pltu_sumsel9-10

Rencana Aksi

  • Proyek telah di-suspend oleh PLN